Masjid Digital Al-Hidayah · Cipete Utara, Jakarta Selatan
Masjid Jami' Al-HidayahCipete Utara · Jakarta Selatan

الحديث النبوي

Baca Hadits

Koleksi hadits utama dengan terjemahan Bahasa Indonesia.

Sunan Abu Dawud

Teks Arab

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ، حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ يَحْيَى، عَنْ أَبِي زَيْدٍ، عَنْ مَعْقِلِ بْنِ أَبِي مَعْقِلٍ الأَسَدِيِّ، قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَنْ نَسْتَقْبِلَ الْقِبْلَتَيْنِ بِبَوْلٍ أَوْ غَائِطٍ ‏.‏ قَالَ أَبُو دَاوُدَ وَأَبُو زَيْدٍ هُوَ مَوْلَى بَنِي ثَعْلَبَةَ ‏.‏

Terjemahan Indonesia

Hadits No. 10

Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Isma'il] telah menceritakan kepada kami [Wuhaib] telah menceritakan kepada kami ['Amru bin Yahya] dari [Abu Zaid] dari [Abu Ma'qil Al Asadi] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang kita menghadap dua kiblat (Makkah dan Baitul Maqdis) pada saat buang air besar atau buang air kecil. Abu Dawud mengatakan; Abu Zaid adalah mantan sahaya Bani Tsa'labah

Dataset Hadits berasal dari sumber publik. Untuk takhrij, sanad, penetapan derajat, atau kesimpulan hukum, tetap verifikasi kepada kitab sumber dan ustadz yang kompeten.